PJB Iwan Agung Firstantara

PJB Amankan Pasokan Listrik saat PSBB

146 0

ISU.CO.ID JAKARTA – PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB), anak usaha PT PLN (Persero) menyatakan pasokan listrik di sejumlah daerah yang tengah menjalani kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tetap aman.

Direktur Utama (Dirut) PT PJB Iwan Agung Firstantara mengatakan pihaknya akan berupaya menjaga kontinuitas pasokan listrik khususnya dalam masa pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Pihaknya juga telah menginstruksikan seluruh jajaran di lokasi unit pembangkit agar tetap menjaga semangat untuk menjaga suplai tenaga listrik di seluruh wilayah.

Baca Juga : Dirut PJB Pastikan Pasokan Listrik Aman Selama Ramadan

“Kami sadari betul pemberlakukan PSBB ini akan membuat sebagian besar fokus kegiatan masyarakat adalah di rumah. Sebagai bentuk pelayanan, kami pun akan berkomitmen dalam penyediaan energi,” ujar Dirut PT PJB dalam keterangan tertulis, Kamis (23/4/2020).

Pihaknya pun mengapresiasi kepada para operator dan teknisi pembangkit yang tetap masuk kerja kendati PSBB telah berlalu efektif di beberapa wilayah. Menurutnya, hal tersebut dilakukan agar dapat terus menjamin pelayanan masyarakat dalam hal penyediaan energi listrik.

“Saya juga memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pejuang kelistrikan di lini depan, yakni para operator dan teknisi pembangkit yang dengan tulus ikhlas masuk kerja,” tutur Dirut PT PJB

Sekadar informasi, sejumlah daerah yang telah menerapkan PSBB antara lain DKI Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, serta Tanggerang. Selain itu, PSBB juga berlaku untuk Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kabupaten Sumedang. Bahkan, di DKI Jakarta status PSBB resmi diperpanjang hingga 22 Mei 2020.

Saat ini, PJB mengelola 35 Unit Pembangkit yang tersebar di Seluruh wilayah Indonesia, mulai dari ujung barat PLTG Arun dan di ujung timur PLTU Tidore, dengan kapasitas terpasang 20.939 megawatt (MW).

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *