ISU.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah memberikan perlindungan bagi masyarakat miskin dan rentan miskin akibat Covid-19, dengan memberikan listrik gratis pada pelanggan rumah tangga 450 VA.

Hanya saja bila masih ada masyarakat yang berhak mendapatkan subsidi listrik tapi belum menerimanya pun dapat menyampaikan pengaduan kepesertaan subsidi listrik ke desa atau kelurahan. Masyarakat mengisi Formulir Pengaduan Kepesertaan Subsidi Listrik untuk Rumah Tangga yang tersedia di desa atai kelurahan setempat.

Selanjutnya, pengaduan akan diteruskan petugas melalui kecamatan setempat ke Tim Posko Penanganan Pengaduan Pusat lewat web subsidi djk esdm. Demikian dikutip dari keterangan Kementerian ESDM, Selasa (30/6/2020).

Baca Juga : PJB Luncurkan Re-Forge, Solusi Tata Kelola Pembangkit Listrik di Indonesia

Pungki (45), menjadi salah satu pelanggan warga asal Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah berhasil mendapat subsidi listrik setelah mengajukan pengaduan. Awal Juni, Pungki bahkan sudah mendapatkan haknya untuk listrik bersubsidi.

“Saat ini tarif listrik di rumah saya sudah memasuki tarif subsidi dan dan saya sudah menerima stimulus token bulan ini sebanyak 45,8 kWh,” ungkapnya.

Prosedur pengaduan kini juga lebih mudah dengan hadirnya aplikasi mobile. Aplikasi ini dapat diakses melalui smartphone berbasis Android dan sudah dapat diunduh melalui Playstore sejak Januari 2020.

“Dengan adanya aplikasi mobile , masyarakat juga dapat melakukan pengaduan mandiri melalui smartphone. Selain meringkas tahapan pengaduan, waktu yang digunakan juga lebih efisien,” ujar Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Hendra Iswahyudi.

Sumber : PJB Pede Bawa Co-Firing Seluruh PLTU di Indonesia

Avatar

By admin

Your reaction

NICE
SAD
FUNNY
OMG
WTF
WOW

React with gif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *