Kemendag Gali Potensi Dagang Indonesia-spanyol melalui Forum Bisnis Virtual

8 0
Kemendag Gali Potensi Dagang Indonesia-spanyol melalui Forum Bisnis Virtual

JAKARTA, Isu.Co.Id – Kementerian Perdagangan melalui Perwakilan Perdagangan RI di Spanyol bekerja sama dengan Kedutaan Besar RI (KBRI) Madrid serta berkolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Madrid menyelenggarakan forum bisnis virtual, Jumat (23/10). Diselenggarakannya kegiatan ini adalah sebagai salah satu upaya untuk tetap menarik minat kalangan dunia usaha Spanyol menjalin hubungan dagang dan investasi dengan Indonesia di tengah pandemi Covid-19.

Mengambil tema ‘Indonesia Trade and Investment Opportunities’, forum ini dihadiri sekitar 80 pelaku usaha dari berbagai sektor perdagangan. Hadir sebagai narasumber, yaitu Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan RI Kasan, Ketua KADIN Madrid Ángel Asensio Laguna, Direktur Eropa I Kementerian Luar Negeri RI Ida Bagus Made Bimantara, dan Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Madrid Bayu Hari Saktiawan.

“Pemerintah dan para pelaku usaha kedua negara senantiasa berupaya mendekatkan hubungan Indonesia-Spanyol. Namun, seiring dengan berkembangnya kondisi kedua negara, masih banyak potensi yang belum dimanfaatkan dan cukup menjanjikan dari perspektif bisnis jangka panjang. Peluang inilah yang harus terus digali agar perdagangan kedua negara bisa meningkat sehingga mampu mendorong kinerja ekspor Indonesia,” jelas Kasan.

Baca juga : Grand Design Pembinaan Olahraga Harus Jadi Pabrik Prestasi Atlet Indonesia

Dalam mendorong ekspor Indonesia ke Spanyol di tengah pandemi Covid-19, pemerintah Indonesia telah melakukan beberapa upaya promosi dan penetrasi pasar, di antaranya dengan memasuki jaringan usaha besar di Spanyol dan memperoleh respons cukup baik, khususnya untuk produk makanan dan minuman.

Kasan juga menjelaskan, Indonesia dan Spanyol memiliki sejarah kerja sama yang erat di berbagai bidang. Di bidang ekonomi, ada Komite Spanyol yang berdiri di bawah Kadin Indonesia. Selain itu, ada pula Dewan Bisnis Indonesia-Spanyol, Kantor Ekonomi dan Komersial Spanyol di Jakarta, Atase Perdagangan Indonesia di Madrid, serta Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) di Barcelona.

Pada forum ini, Kasan juga menyampaikan informasi sekaligus mengajak para pelaku usaha Spanyol berpartisipasi dalam penyelenggaraan Trade Expo Indonesia-Virtual Exhibition (TEI-VE) 2020 yang akan dilaksanakan pada 10—16 November 2020. TEI-VE akan menampilkan pameran produk dan jasa karya anak bangsa. Selain itu, TEI-VE akan diisi dengan berbagai kegiatan, di antaranya penjajakan kesepakatan dagang (business matching), konseling bisnis, dan forum bisnis.

Baca juga : Pupuk Indonesia Siapkan 775.704 Ton Pupuk Non Subsidi

“Kami mengundang seluruh pelaku usaha Spanyol menghadiri TEI-VE yang akan diselenggarakan secara virtual. Melalui kegiatan ini, dapat dijumpai berbagai produk Indonesia terbaik dengan cukup mengunjungi situs web kami di http://www.tradexpoindonesia.com/ ,“ jelas Kasan.

Sementara itu, Atase Perdagangan RI di Madrid Novita Sari menyampaikan, inisiatif penyelenggaraan promosi perdagangan dan investasi Indonesia yang dilakukan di Spanyol adalah wujud nyata sinergi komponen misi diplomatik Indonesia untuk mendukung diplomasi ekonomi.

Kolaborasi KBRI Madrid dan Perwakilan Perdagangan Indonesia di Spanyol dengan Kadin Madrid merupakan perwujudan dari upaya penguatan people-to-people contact, khususnya business-tobusiness. KBRI Madrid dan kantor Perwakilan Perdagangan Indonesia di Spanyol menjadi fasilitator dalam menjembatani hubungan yang lebih konkret antara kalangan dunia usaha kedua negara.

“Dengan demikian, diharapkan semakin banyak kalangan dunia usaha Spanyol yang memiliki hubungan bisnis dengan mitra-mitra usahanya dari Indonesia. Demikian pula harapan akan semakin banyaknya investasi yang masuk ke Indonesia dari Spanyol, begitupula sebaliknya,” pungkas Novita.

Baca juga : Diborong Asing, Saham BUMN Naik 11,11 Persen

Pada periode Januari—Agustus 2020, total perdagangan Indonesia-Spanyol mencapai USD 1,29 miliar. Pada periode tersebut ekspor Indonesia ke Spanyol tercatat sebesar USD 999,64 juta, sedangkan impor Indonesia dari Spanyol sebesar USD 298,31 juta.

Komoditas ekspor utama Indonesia ke Spanyol di antaranya minyak sawit, tembaga, kakao, karet, dan kopi. Sementara komoditas impor utama Indonesia dari Spanyol di antaranya obat-obatan, seng, daging, kertas, dan kaca.

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *