Sempat Tertunda, RS Khusus Karantina Babel Mulai Dibangun

9 0
Strategi Waskita Karya Lindungi Pegawai di Tengah Pandemi Covid-19 - Bisnis  Liputan6.com

JAKARTA, Isu.co.id – Pemerintah akhirnya membangun Rumah Sakit (RS) Khusus Karantina di Kepulauan Bangka Belitung. Petugas mulai terlihat memasang pagar dan mengerahkan alat berat untuk meratakan lahan seluas 5 hektar yang berlokasi di kawasan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ir Soekarno, Air Anyir, Bangka.

“Benar sudah dimulai proses pembangunan fisik RS Karantina. Ini khusus infeksi atau penyakit yang sifatnya menular, seperti Covid-19,” kata Direktur RSUD Ir Soekarno, Armayani Rusli, di lokasi pembangunan, Jumat (23/10/2020).

Baca juga: Perusahaan BUMN ini canangkan proses bisnis berbasis teknologi digital

Armayani menuturkan, pembangunan RS Karantina sempat tertunda karena jumlah pasien terjangkit Covid-19 melandai. Namun belakangan terus terjadi penambahan kasus sehingga akhirnya diputuskan untuk tetap membangun RS Karantina tersebut.

“Dari Pemprov dan pusat juga berkoordinasi bahwa pembangunan ini bernilai strategis karena secara geografis ini daerah kepulauan. Kalau nanti Covid mereda, bisa digunakan untuk malaria, HIV dan sebagainya,” ujar Armayani.

Menurut rencana, RS karantina yang dibangun PT Waskita Karya (Persero) Tbk itu bakal menggunakan konstruksi baja ringan dengan daya tampung 100 tempat tidur. Terdiri dari 25 tempat tidur untuk pasien terkonfirmasi positif, dan 75 tempat tidur untuk pasien tahap observasi.

“Dengan adanya fasilitas ini masyarakat umum tidak perlu lagi khawatir berobat ke rumah sakit. Karena fasilitasnya beda atau secara khusus tidak bercampur lagi dengan medis lainnya,” ungkap Armayani.

Baca juga: Perusahaan ini Raih Penghargaan ‘THE MOST PROMISING COMPANY MARKETING 3.0’

RS Karantina bagian dari program pemerintahan Presiden Joko Widodo menggunakan jasa WSKT dalam upaya penanggulangan pandemi. Sebelummya rumah sakit yang sama telah dibangun di Lamongan, Menado, Aceh, Makassar, Papua Barat dan Kepulauan Riau.

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *