BUMN Infrastruktur Ini Kucurkan Pinjaman Rp4,5 Triliun ke Anak Usahanya

7 0
Petinggi Diperiksa KPK soal Proyek Fiktif, Intip Harga Saham WSKT dan WSBP

JAKARTA, Isu.co.id – PT Waskita Karya (Persero) Tbk memberikan pinjaman sebesar Rp4,5 triliun kepada anak usaha PT Waskita Toll Road (WTR).

Berdasarkan keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin (31/8/2020) emiten bersandi saham WSKT ini memberikan pinjaman senilai Rp4,5 triliun dengan bunga sebesar 12 persen.

Jangka waktu pinjaman yang diberikan kepada WTR adalah selama 1 tahun terhitung sejak pendandatanganan perjanjian. Adapun pinjaman pokok serta bunganya wajib dibayarkan seluruhnya dalam satu kali pembayaran.

Baca Juga : BUMN ini Raup Rp550 Miliar dari Reksadana Penyertaan Terbatas Tol Becakayu

Dana yang dipinjamkan kepada WTR nantinya akan digunakan untuk dana operasional serta kebutuhan pendanaan WTR. Hal ini juga mencakup kebutuhan seluruh anak perusahaan WTR baik berupa setoran modal maupun shareholder loan.

“Dengan adanya pinjaman pemegang saham tersebut, diharapkan WTR dapat memaksimalkan kinerja usahanya dan diharapkan akan memberikan nilai tambah bagi Perseroan sebagai pemegang saham WTR,” demikian kutipan informasi tersebut.

Manajemen WSKT mengatakan, nilai transaksi ini adalah 16,5 persen dari ekuitas perseroan sebesar Rp27, 27 triliun per Maret 2020. Nilai transaksi juga setara 20,73 persen dari ekuitas WTR sebesar Rp21,7 triliun pada periode yang sama.

Baca Juga :Pupuk Indonesia Grup Borong Prestasi dalam Ajang TKMPN

Adapun Waskita Toll Road (WTR) adalah anak usaha Waskita Karya yang sahamnya dimiliki sebesar 81,47 persen. Sementara sebanyak 10,62 persen dimiliki oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Adapun, sebanyak 7,90 persen lainnya dimiliki oleh PT Dana Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri.

WTR memiliki 16 ruas jalan tol baik yang dimiliki secara langsung maupun melalui anak-anak usahanya. Beberapa ruas tol yang dimiliki diantaranya adalah tol Batang – Semarang, Bekasi – Cawang – Kampung Melayu (Becakayu), tol Kanci – Pejagan, tol Depok – Antasari (Desari), dan ruas tol Cileunyi – Sumedang – Dawuan (Cisumdawu).

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *