Waskita Siap Terbitkan Obligasi untuk Modal Kerja Proyek

32 0
Target Kontrak Baru 2016 Waskita Karya Sebesar Rp100 Triliun

JAKARTA, Isu.co.id – PT Waskita Karya (Persero) Tbk (kode saham : WSKT) akan menerbitkan obligasi Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) IV tahap 2 untuk memenuhi kebutuhan modal kerja proyek konstruksi dan juga investasi. Waskita pun telah menunjuk underwriter dan lembaga penunjang untuk mendukung pelaksanaan aksi korporasi tersebut.

SVP Corporate Secretary Waskita Ratna Ningrum mengatakan target dana yang akan dihimpun dari penerbitan ini adalah sebesar Rp1 – 2 Triliun dengan jangka waktu jatuh tempo 1 hingga 3 tahun. Adapun transaksi penerbitan PUB IV tahap 2 ini diharapkan dapat selesai paling lambat pada awal Januari 2021.

“Manajemen melihat bahwa appetite dari pasar modal untuk obligasi jangka panjang belum terlalu besar akibat pandemi Covid-19”, jelas Ratna.

Baca Juga : Waskita Karya Kian Ekspansif Bangun Infrastruktur di Jawa Timur

“Saat ini kondisi likuiditas Waskita terdampak akibat pandemi dan mundurnya beberapa pembayaran proyek dengan nilai yang cukup besar, namun ada banyak proyek baru yang kami dapatkan tahun ini yang membutuhkan modal kerja sehingga diperlukan pendanaan dari pasar modal untuk memenuhi kebutuhan tersebut,” tambahnya.

Seperti diketahui, tahun ini terdapat beberapa penerimaan pembayaran proyek Waskita yang tidak dapat terealisasi seperti pembayaran LRT Palembang senilai Rp1,9 Triliun dan Tol Trans Terbanggi Besar – Kayu Agung porsi VGF Japek Selatan sebesar Rp1,7 Triliun.

Di sisi lain, Waskita Karya juga memperoleh cukup banyak proyek baru yang membutuhkan pendanaan modal kerja. Per akhir Oktober, Waskita telah mencatatkan perolehan Nilai Kontrak Baru senilai Rp15 Triliun yang berasal dari proyek jalan tol, gedung, bendungan, EPC, dan irigasi.

Waskita juga akan menggunakan proceed obligasi untuk menyelesaikan 17 ruas tol dibawah anak usahanya yaitu PT Waskita Toll Road. Hingga saat ini, terdapat 6 ruas yang telah beroperasi penuh dan 4 ruas beroperasi sebagian, dan sisanya dalam proses konstruksi.

Baca Juga : South Shore Gunungkidul, rekomendasi tempat terbaik untuk menikmati pantai di Jogja

Setelah pembangunan ruas-ruas jalan tol tersebut selesai, Waskita berniat untuk segera melepas kepemilikan sahamnya guna meningkatkan kapasitas keuangan. Pada 18 November lalu Waskita berhasil memperoleh Rp550 Miliar dari pelepasan 30% ruas Bekasi – Cawang – Kampung Melayu.

Kedepan, WSKT menargetkan untuk melepas 9 ruas tol lagi. “Saat ini sudah ada investor yang berminat termasuk Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia,” kata Ratna. “Manajemen telah beberapa kali melakukan diskusi dengan tim SWF dimana arah pembicaraannya adalah untuk
divestasi jalan tol,” tutupnya.

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *