The Manohara Hotel Yogyakarta Terapkan Prokes Tersertifikasi

26 0

YOGYAKARTA, Isu.co.id – Berlibur dengan menginap di suatu tempat atau dikenal dengan istilah staycation saat ini sedang menjadi tren. Di tengah pandemi Covid-19. Masyarakat banyak memilih hotel yang tidak jauh dari tempat tinggalnya untuk sekedar menghilangkan penat.

Namun untuk melakukan staycation ini masyarakat harus pandai dalam memilih hotel, terutama yang benar-benar menerapkan protokol kesehatan. Hal ini ditandai dengan penerapan protokol yang telah tersertifikasi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Salah satu hotel di Yogyakarta yang telah mendapatkan label ini adalah The Manohara Hotel Yogyakarta. Hotel yang berada di Gejayan, Sleman, Yogyakarta ini telah memiliki sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, dan Environment).

Dalam memberikan pelayanan, hotel ini selalu menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Saat akan masuk, tamu lebih dahulu dicek suhu tubuh dan diwajibkan untuk cuci tangan. Di depan lift dan di beberapa titik juga disediakan handsanitaizer. Begitu juga di restoran, tempat duduk diatur sesuai jaga jarak.

Baca juga : Waskita Karya Tandatangani 2 Kontrak Sumber Daya Air di Banten

Hotel ini memadukan konsep antara tradisional dan modern. Beberapa propertinya lebih di dominasi material alam seperti kayu dan bebatuan. Hal ini berkaitan dengan Candi Borobudur, mengingat hotel ini merupakan anak perusahaan PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & ratu Boko (Persero).

Bahkan meja resepsionis terbuat dari batu berbobot enam ton yang di datangkan langsung dari kawasan Borobudur Magelang. “Dari lobi saja kami sudah menyuguhkan nuansa berbeda dibandingkan tempat lain, kami menyajikan naunsa alam baik batu maupun kayu,” ujar Director of Sales & Marketing The Manohara Hotek Yogyakarta, Megasari Rustianty.

Megasari menambahkan, The Manohara Hotel Yogyakarta memiliki total 118 kamar yang terdiri dari beberapa tipe, yaitu deluxe twin, deluxe double, deluxe balcony, deluxe panorama, dan The Manohara Suite.

Namun, dari 118 kamar, sejauh ini baru tersedia 80 kamar. Sisanya masih dalam proses pengerjaan dan diperkirakan akan selesai pada pertengahan Desember 2020 ini. Begitu pula dengan fasilitas lainnya seperti rooftop infinity swimming pool yang diklaim terpanjang di Yogyakarta, yakni sepanjang 38 meter, tea garden, serta fitness center massage & spa yang tengah dikebut pengerjaannya.

Sumber : Kementerian BUMN RI

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *