Demi Efisiensi Kerja, BUMN Ini Gunakan Aplikasi Terintegrasi

18 0
Waskita Karya Raih Penghargaan WSO Award 2019

JAKARTA, Isu.co.id – PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) melakukan integrasi proses bisnis berbasis teknologi informasi. Program Waskita Integrated Digital Enterprise (WIDE) ini mengompilasi beberapa aplikasi teknis.

Aplikasi tersebut antara lain Waskita Aplication Vendor Excellence (WAVE), Waskita Employee Self Service Tecnology (WEST), Waskita Enterprise Risk management (WARM), Waskita Equipment Log and list (WELL), Whistle Blowing System (WBS), QHSE Application, dan Project Monitoring System (PROMIS).

“Program besar ini dilengkapi fitur-fitur yang mendukung keamanan dan kerahasiaan data, sehingga memudahkan dalam memberikan infomasi serta mencegah adanya duplikasi data dan dokumen sejenis,” Jelas Director of HCM and System Development Waskita Karya Hadjar Seti Adji dalam keterangan tertulis.

Baca Juga : Perusahaan ini Borong Prestasi dalam Ajang TKMPN

WAVE adalah manajemen data vendor terpusat untuk e-Procurement dan e-Purchasing. WAVE membuat proses pengelolaan data vendor lebih efektif dan efisien. Fasilitasnya mulai dari registrasi mandiri, pengelolaan dokumen digital hingga integrasi data.

Adapun WEST berfungsi untuk melayani seluruh kebutuhan pegawai dalam satu wadah, termasuk absensi elektronik, proses cuti dan data asesmen kinerja pegawai.

Kemudian, WARM merupakan alat bagi manajemen WSKT untuk mengumpulkan data risiko dari seluruh bagian perusahaan dan memantau mitigasi risiko secara berkala.

Baca Juga : BUMN Ini Lunasi Obligasi Rp 1,15 Triliun

Sementara itu, WELL adalah aplikasi pengelolaan peralatan konstruksi berbasis web. Untuk menunjang aspek Quality Health, Safety and Environment, Waskita memiliki program QHSE Application untuk memantau dan mengevaluasi penerapan QHSE di lingkungan kantor dan proyek.

Untuk penegakan Good Governace Corporate (GCG), manajemen Waskita karya menyediakan aplikasi WBS dan PROMIS. Aplikasi PROMIS merupakan sarana untuk memudahkan monitoring produktivitas Corporate Office dan Business Unit sehingga kinerja karyawan tetap optimal meskipun menerapkan sistem kerja Work From Home (WFH).

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *