Waskita Segera Tawarkan Obligasi Hingga Rp 2 Triliun

19 0
Target Waskita Karya 2019, Raup Laba Bersih Rp4 Triliun

JAKARTA, Isu.co.id – PT Waskita Karya Tbk (WSKT) akan menerbitkan obligasi melalui Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) IV tahap II sekitar Rp 1-2 triliun paling lambat awal Januari 2021.

Dana emisi obligasi akan digunakan untuk modal kerja sejumlah proyek baru perseroan. SVP Corporate Secretary Waskita Karya Ratna Ningrum mengatakan, perseroan telah menunjuk penjamin emisi efek (underwriter) dan lembaga penunjang lain untuk mendukung penerbitan obligasi. Perseroan menargetkan jatuh tempo obligasi terbaru ini sekitar satu hingga tiga tahun.

“Manajemen melihat bahwa appetite dari pasar modal untuk obligasi jangka panjang belum terlalu besar akibat pandemi Covid-19,” jelas dia dalam keterangan resmi, Jumat (27/11). Waskita sebelumnya meraih dana Rp 135,5 miliar dari PUB IV tahap I yang digelar pada Agustus.

Baca Juga : BUMN Ini Lakukan Program Divestasi Jalan Tol

Obligasi ini memiliki tingkat bunga 10,75% dan bertenor tiga tahun. PUB IV Waskita memiliki total plafon hingga Rp 4,95 triliun. Saat ini, ungkap Ratna, kondisi likuiditas Waskita terdampak akibat pandemi dan mundurnya beberapa pembayaran proyek bernilai besar.

Namun, ada banyak proyek baru yang perseroan dapatkan tahun ini dan membutuhkan modal kerja, sehingga diperlukan pendanaan dari pasar modal untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Tahun ini, lanjut dia, terdapat beberapa penerimaan pembayaran proyek Waskita yang tidak dapat terealisasi, seperti pembayaran light rail transit (LRT) Palembang senilai Rp 1,9 triliun dan tol Trans Terbanggi Besar-Kayu Agung porsi dukungan kelayakan (viability gap fund/VGF) Japek Selatan sebesar Rp 1,7 triliun.

Baca Juga : Menurut Bakir Pasaman, Tahun Depan 25.000 Hektare Lahan Pertanian Terapkan Agro-Solution

Di sisi lain, WSKT tercatat memperoleh cukup banyak proyek baru yang membutuhkan pendanaan modal kerja. Per akhir Oktober, Waskita mengantongi nilai kontrak baru Rp 15 triliun yang berasal dari proyek jalan tol, gedung, bendungan, engineering procurement construction (EPC), serta irigasi.

“Perseroan juga akan menggunakan proceed obligasi untuk menyelesaikan 17 ruas tol milik anak usaha, PT Waskita Toll Road. Hingga saat ini, terdapat 6 ruas yang telah beroperasi penuh dan 4 ruas beroperasi sebagian, dan sisanya dalam proses konstruksi,” jelas Ratna.

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *