Pertamedika IHC Berkomitmen Sukseskan Program Vaksinasi Covid-19

22 0
Vaksinasi Covid-19, Pertamedika IHC Siapkan 73 RS dan 89 Klinik

JAKARTA, Isu.co.id – Pertamedika IHC sebagai Holding RS BUMN turut mensukseskan program Vaksinasi Covid-19 yang dicanangkan pemerintah dalam upaya menekan penyebaran Covid-19 di Indonesia dengan melakukan Vaksinasi kepada seluruh tenaga medis yang tergabung dalam IHC Group. Vaksinasi yang dilakukan secara bertahap ini sudah mulai berjalan pada 14 Januari lalu di beberapa rumah sakit Pertamedika IHC Group yang tersebar di seluruh Indonesia.

Sejalan dengan hal tersebut, Kementerian BUMN yang dinahkodai Menteri BUMN Erick Thohir secara yakin dan semangat juga memberikan dukungan terhadap program Vaksinasi Covid-19 yang pada tahap awal dikhususkan bagi tenaga kesehatan (nakes).

Bertempat di Rumah Sakit Pusat Pertamina, pada Rabu 18 Januai 2021 Menteri Erick meninjau langsung kesiapan Rumah Sakit beserta para nakesnya dalam proses pelaksanaan Vaksinasi Covid-19. Pada kesempatan tersebut turut hadir Wakil Menteri I BUMN Pahala N Mansury dan Direktur SDM PT Pertamina (Persero) Koeshartanto yang juga ambil bagian menyaksikan para nakes yang mendapat layanan Vaksinasi. Didampingi Direktur Utama Pertamedika IHC dr. Fathema Djan Rachmat, Menteri Erick menyaksikan bagaimana proses vaksinasi nakes berlangsung mulai dari tahap awal hingga oberservasi dimana penerima vaksin dinyatakan sehat dan boleh kembali beraktivitas.

Baca juga : 99% Listrik di Manado Kembali Normal

Dalam acara kunjungan tersebut, sebanyak 20 nakes yang terdiri dari medis RSPP, RSPJ, RS Pelni, dan RS Pelabuhan yang seluruhnya berlokasi di Jakarta diberikan layanan Vaksinasi. Tak hanya itu, beberapa mahasiswa Sekolah Tinggi Kesehatan milik Pertamedika IHC juga hadir sebagai bentuk kesiapan seluruh nakes dan calon nakes dalam mensukseskan program pemerintah. Program Vaksinasi tahap 1 menargetkan sebanyak 1,48 juta tenaga kesehatan yang dijadwalkan berlangsung dari bulan Januari hingga Februari 2021. Sebanyak 566.000 tenaga kesehatan akan divaksin pada tahap pertama.

Guna mensukseskan program Vaksinasi, Pertamedika IHC telah menyiapkan 73 Rumah Sakit dan 89 Klinik yang tersebar di 20 provinsi di Indonesia. Berdasarkan data per 18 Januari 2021, dari total 73 RS Pertamedika IHC akan melakukan vaksinasi kepada 16.426 nakes dan 6.492 non nakes, sedangkan melalui 122 Klinik akan dilakukan Vaksinasi kepada 1.184 nakes dan 479 non nakes.

Menteri Erick pada acara tersebut juga berkesempatan menyapa para nakes serta memastikan proses Vaksinasi berjalan lancar, “Saya mengucapkan terimakasih kepada semua yang terlibat dalam upaya mensukseskan Vaksiniasi ini dan tentunya apresiasi setinggi-tingginya kepada tenaga kesehatan yang selama hampir satu tahun ini berjuang menjadi garda terdepan. Dalam penanganan pandemi ini pemerintah hadir dan memastikan Vaksinasi untuk para nakes adalah yang menjadi prioritas.” ujarnya.

Baca juga : Honda Brio Catat Prestasi Sebagai Model dengan Penjualan Tertinggi di Indonesia pada Tahun 2020

Sementara itu Direktur SDM PT Pertamina (Persero) Koeshartanto turut menyampaikan rasa syukur atas terlaksanannya program Vaksinasi bagi para nakes, “Vaksinasi ini menjadi rangkaian dari upaya kita bersama dalam menghentikan pandemi ini. Tentunya Ini menjadi bagian dari rasa syukur kita bersama bisa menyaksikan proses Vaksinasi tenaga kesehatan yang menjadi prioritas sesuai dengan ketetapan pemerintah.” dengan optimis beliau menyampaikan.

Para nakes yang tergabung dalam Pertamedika IHC Grup selama masa pandemi telah berjuang ambil bagian dalam menjaga kesehatan bangsa. Direktur Utama Pertamedika IHC dr. Fathema Djan Rachmat menyatakan kesiapan RS BUMN dalam penanganan pandemi Covid-19, “Dengan dukungan penuh dari Kementerian BUMN dan PT Pertamina (Persero) sebagai induk perusahaan, Pertamedika IHC akan terus mengupayakan peningkatan layanan Vaksinasi Covid-19 diseluruh jaringan Rumah Sakit dan Klinik. Selain dilengkapi fasilitas vaksinasi Covid-19 yang sesuai dengan standar, Pertamedika IHC juga terus melakukan upskilling bagi para nakes sehingga proses Vaksinasi dilakukan oleh tenaga kesehatan profesional yang telah memilii sertifikat pelatihan pemberian vaksin.” dengan semangat beliau menyampaikan.

Sumber : bumn.go.id

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *