Bukalapak Ajak Pengguna Bantu Korban Bencana lewat BukaDonasi

20 0
Bukalapak Ajak Pengguna Bantu Korban Bencana lewat BukaDonasi

JAKARTA, Isu.co.id – Bukalapak bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mengajak seluruh masyarakat untuk menyalurkan bantuan kepada para korban bencana alam yang terjadi di tanah air selama tiga minggu terakhir. Kepedulian ini akan disalurkan dalam bentuk kebutuhan dasar seperti makanan, perlengkapan ibu dan bayi, bahan sandang hingga bantuan langsung tunai ke daerah yang terdampak yaitu Kabupaten Sumedang, Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, area erupsi Gunung Semeru dan Gunung Merapi serta Kota Manado.

Selain kebutuhan pokok, bantuan juga akan dikirimkan dalam bentuk peralatan penunjang kesehatan sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan COVID-19 yang terdiri dari masker, Alat Pelindung Diri (APD), obat-obatan, desinfektan, dan hand sanitizer. Bantuan tersebut akan didistribusikan oleh tim Baznas ke lima titik wilayah terdampak bencana tersebut.

VP of Corporate Affairs Bukalapak Siti Sufintri Rahayu menyampaikan, kolaborasi ini merupakan upaya gotong royong bersama institusi dan seluruh pengguna dalam membantu menyalurkan bantuan secara cepat dan tepat sasaran. “Fitur BukaDonasi adalah salah satu tools kami yang ditujukan tidak hanya untuk memberikan dampak sosial secara langsung, kepada para korban terdampak pasca bencana alam, tetapi juga untuk membantu memulihkan produktivitas ekonomi Indonesia,” jelasnya.

Baca juga : Puncak Sagara Garut, tempat berkemah dengan latar pemandangan Talaga Bodas

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Baznas Arifin Purwakananta mengatakan, pihaknya akan dengan sigap meneruskan dukungan bantuan melalui platform digital Bukalapak. “Dengan teknologi yang dapat diakses dengan mudah, aman, transparan, dan dekat dengan masyarakat, kami harap partisipasi donatur dalam membantu korban bencana alam akan semakin meningkat dan meringankan penderitaan mereka,” tuturnya.

Untuk memberikan bantuan melalui fitur BukaDonasi, pengguna dapat langsung mengakses aplikasi Bukalapak, pilih menu Sosial & Masyarakat, kemudian klik BukaDonasi atau klik link https://www.bukalapak.com/bukadonasi/du/bukadonasi-bencana-alam-2021 untuk terhubung langsung ke laman BukaDonasi. Seluruh pengguna yang telah berpartisipasi akan mendapat laporan dan update secara berkala melalui alamat email masing-masing.

Tentang Bukalapak

Kami adalah perusahaan teknologi Unicorn berbasis di Indonesia yang lahir pada 2010 dengan fokus untuk membantu menciptakan kesetaraan perekonomian bagi seluruh masyarakat. Melalui platform perdagangan, baik di online maupun offline, kami ingin memberikan pilihan dan kesempatan untuk semua orang agar dapat hidup dengan lebih baik. Melayani lebih dari 6 juta Pelapak (online sellers), 6 juta Mitra Bukalapak beserta 100 juta pengguna, kami juga terus melengkapi layanan kami dengan meluncurkan lini bisnis B2B e-Procurement melalui BukaPengadaan Indonesia (BPI) di 2019 serta Buka Investasi Bersama (BIB), sebuah APERD (Agen Penjual Efek Reksa Dana) berbasis digital.

Pencapaian kami lainnya di antaranya Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Pemerintah Indonesia pada tahun 2016 untuk Co-Founder kami, Achmad Zaky di 2016 dan Fajrin Rasyid di 2019, perusahaan dengan tingkat pertumbuhan tertinggi ke-14 di Asia Pasifik, selain itu kami juga mendapatkan penghargaan Best Companies to Work For berturut-turut di tahun 2019 dan 2020 dari HR Asia, serta The Best Contact Center Indonesia tahun 2018 dan 2019 oleh Indonesia Contact Center Association (ICCA).

Baca juga : Mastercard Luncurkan Situs One-Stop Sumber Daya untuk Mendukung Transformasi Digital UKM di Asia Pasifik

Tentang BAZNAS

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) merupakan badan resmi dan satu-satunya yang dibentuk oleh pemerintah berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 8 Tahun 2001 yang memiliki tugas dan fungsi menghimpun dan menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah (ZIS) pada tingkat nasional. Lahirnya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat semakin mengukuhkan peran BAZNAS sebagai lembaga yang berwenang melakukan pengelolaan zakat secara nasional.

Dalam UU tersebut, BAZNAS dinyatakan sebagai lembaga pemerintah non struktural yang bersifat mandiri dan bertanggung jawab kepada Presiden melalui Menteri Agama. Dengan demikian, BAZNAS bersama Pemerintah bertanggung jawab untuk mengawal pengelolaan zakat yang berasaskan: syariat Islam, amanah, kemanfaatan, keadilan, kepastian hukum, terintegrasi dan akuntabilitas.

Saat ini, BAZNAS memiliki jaringan di 34 provinsi, 463 kabupaten/kota, 28 Lembaga Amil Zakat Nasional, dan 23 Lembaga Zakat Internasional. Sejak tahun 2004 hingga sekarang, Baznas telah memperoleh sertifikat ISO 9001:2015 dan menerima berbagai penghargaan. Beberapa penghargaan yang diterima pada tahun 2020 diantaranya penghargaan internasional Global Islamic Financial Award (GIFA) kategori Best Distribution Programme dan GIFA Special Awards (Leadership Role) kepada Prof. Dr. Bambang Sudibyo, MBA., CA. selaku ketua Baznas yang dinobatkan di Islamabad, Pakistan.

Sumber : pressrelease.kontan.co.id

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *