Isu.co.id – Pakar Epidemiologi Universitas Griffith Dicky Budiman menilai pemerintah perlu kembali memperpanjang masa PPKM Darurat. Jika tidak, bukan tidak mungkin berbagai skenario terburuk bisa bermunculan di Indonesia.

“Seandainya PPKM tidak diperpanjang, maka jadilah skenario terburuk di mana kasus puncak tidak bergeser di akhir Juli. Jumlah infeksi bisa terjadi lebih dari 100 ribu,” kata Dicky Budiman, awal pekan ini.

Sementara itu, Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Prof. Tjandra Yoga Aditama mengungkapkan bahwa pemerintah harus terus meningkatkan tes dan telusur (test dan tracing) di tengah pelaksanaan PPKM Darurat saat ini. Sebab dua hal ini dinilai bisa menjadi kunci keberhasilan PPKM tersebut.

Dalam keterangannya, Tjandra mengungkapkan bahwa dalam tiga hari berturut-turut positivity rate di Indonesia sangat memprihatinkan, mencapai 30%. Sedangkan di kawasan Asia Tenggara, saat ini sudah berada di bawah 10%, kecuali Filipina di angka 11%.

“Dalam 3 hari terakhir ini maka bukan hanya kasus baru lebih dari 50 ribu yang jadi masalah kita, tetapi kenyataan bahwa 3 hari berturut-turut angka positif (positivity rate) kita di atas 30% benar-benar memprihatinkan. Hal ini bukan hanya menunjukkan tingginya penularan di masyarakat, tetapi juga jauh lebih tinggi dari negara tetangga kita,” kata mantan Direktur WHO Asia Tenggara ini

Dia menyampaikan terdapat lima poin penting yang harus diperhatikan dalam melakukan test dan tracing, antara lain:

Meningkatkan test adalah komponen amat penting karena kita bisa menemukan kasus yang positif, lalu ditangani untuk pulih kesehatannya dan diisolasi/dikarantina agar memutuskan rantai penularan. Artinya, menaikkan tes memang seakan-akan membuat kasus bertambah banyak, tetapi itu jauh lebih baik karena kita tahu berapa besar masalah kesehatan di masyarakat, daripada melaporkan jumlah sedikit padahal di lapangan masih banyak kasus

Tes bukan hanya menemukan kasus tetapi juga akan memutus rantai penularan. Jadi peningkatan test akan berperan amat penting menyelesaikan masalah COVID-19. Kalau tes hanya sedikit maka COVID-19 jadi terus menular di masyarakat dan persoalan tidak kunjung selesai. Kedua poin ini perlu ditugaskan lagi sehingga semua daerah memang perlu menjadikan tes dan telusur sebagai salah satu kegiatan utama untuk menyelesaikan masalah COVID-19 di negaranya, dan jangan ragu tentang kenaikan angka dan atau pewarnaan zonasi situasi keparahan daerahnya masing-masing.

Target yang harus dicapai untuk tes sudahlah jelas, minimal 1 kasus per 1000 penduduk per minggu, jadi targetnya terukur jelas dan tinggal dilakukan saja.

Selain tes, maka juga harus diikuti dengan telusur untuk setiap kasus yang ditemui, dan sudah ditentukan pula berapa target yang harus dicari dan ditemukan dari setiap kasus positif, katakanlah antara 15-30 kontak yang harus ditemukan. Kalau diantara mereka ada yang ternyata positif Covid-19 maka harus ditelusuri lagi 15-30 kontaknya lagi, dan demikian seterusnya. Percuma kalau hanya test ditingkatkan tapi kontaknya tidak ditelusuri karena tidak akan menyelesaikan masalah.

Pelaksanaan tes dan telusur relatif banyak melibatkan kegiatan kesehatan, tidak berdampak bermakna pada aspek sosial ekonomi.
Untuk itu, diperlukan tiga sumber daya utama untuk melakukan kegiatan tersebut yakni petugas, alat pemeriksaan dan sistemnya.

“Petugas pada dasarnya sudah tersedia, setidaknya kita sudah punya jaringan pelayanan kesehatan primer di seluruh Indonesia, yang tentu akan ditunjang oleh sektor-sektor terkait dalam pelaksanaan di lapangan,” lanjutnya.

“Tentang alat dan cara pemeriksaan, maka teknologi PCR untuk diagnosis pasti COVID-19 dan juga tes rapid antigen sudah dikuasai di semua daerah di Indonesia. Kesiapan laboratorium PCR juga terus berkembang.”

“Tentang sistem maka memang harus terus ditingkatkan aspek manajemen pelaksanaannya di lapangan, bagaimana pencatatannya dan pelaporan yang baik agar semua data dapat terkompilasi dengan baik, yang tentu amat diperlukan untuk pengambilan keputusan/kebijakan di tingkat daerah dan juga tingkat nasional.”

Terakhir, dia menyebut bahwa untuk memastikan proses ini terus berjalan dengan baik, maka juga dibutuhkan dukungan dari anggaran yang memadai dari seluruh tingkatan.

Avatar

By admin

Your reaction

NICE
SAD
FUNNY
OMG
WTF
WOW

React with gif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *