Isu.co.id – Jumlah penumpang yang menggunakan jasa angkutan di Bandara Internasional Juanda Surabaya pada semester pertama 2021 mengalami penurunan sebanyak 22 persen dibandingkan dengan periode yang sama 2020.

Legal and Communication Section Head PT Angkasa Pura I Juanda Yuristo Adi saat dikonfirmasi di Sidoarjo, Minggu mengatakan jumlah penumpang menurun dari 4.055.468 orang menjadi 3.144.790 orang.

“Penurunan tersebut merupakan dampak dari berkurangnya pelaku perjalanan transportasi udara karena COVID-19. Namun, kami bersama para pemangku kepentingan senantiasa mengutamakan faktor keamanan, keselamatan, dan pelayanan bagi pengguna jasa,” katanya.

Dari data yang ada, tambahnya, untuk jumlah penumpang domestik semester pertama tahun 2020 tercatat sebanyak 3.647.464 penumpang dan internasional 408.004 penumpang. Sedangkan 2021 penumpang domestik sebanyak 3.084.389 penumpang dan internasional sebanyak 60.401 penumpang.

Ia mengatakan, kondisi ini berbeda dengan jasa kargo yang tumbuh sebanyak 22 persen dari 28.824,09 ton menjadi 35.056,12 ton. Terutama untuk jasa layanan kargo domestik dari 21.951,59 ton menjadi 28.770,21 ton.

Menurut Yuristo, pihaknya juga beradaptasi dengan situasi terkini melalui upaya penerapan protokol kesehatan dan penerapan dokumen kesehatan sebagai syarat terbang. Salah satunya melalui penambahan fasilitas protokol kesehatan seperti alat ukur suhu tubuh dan penempatan dispenser cairan pencuci tangan.

“Hal ini kami lakukan untuk menumbuhkan kepercayaan publik,” katanya.

Ia mengatakan, upaya lain adalah dengan penyediaan sentra vaksin kerjasama dengan TNI AL dan KKP.

“Kami telah melakukan vaksinasi dosis lengkap bagi para pekerja di bandara hingga implementasi aplikasi peduli lindungi yang mempermudah calon penumpang dalam hal digitalisasi dokumen kesehatan,” ujarnya.

Source: Antara

Avatar

By admin

Your reaction

NICE
SAD
FUNNY
OMG
WTF
WOW

React with gif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *