Isu.co.id – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah kepemimpinan Menteri Erick Thohir melantik Deputi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Teknologi, dan Informasi baru, yakni Tedi Bharata.

Posisi ini sebelumnya ditempati oleh Alex Denni, yang kini menjabat sebagai Deputi SDM Aparatur di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (Kemen-PANRB).

Pengangkatan Tedi ini berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 112/TPA Tahun 2021 tanggal 5 Agustus 2021 tentang Pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kementerian Badan Usaha Milik Negara.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan pengangkatan Tedi merupakan suatu bentuk dari transformasi human capital di Kementerian BUMN.

“Dengan adanya pelantikan hari ini. Deputi SDM, Teknologi, dan Informasi ini bisa meneruskan apa yang dijalankan deputi sebelumnya, Alex Denni. Dan ini sebuah kehormatan juga bagaimana Wamen [Wakil Menteri BUMN] kita ada yang menjadi menteri, deputi human capital diangkat ke jabatan yang lebih tinggi di Kementerian PANRB. Ini membuktikan hasil kerja keras kita bersama dilihat oleh banyak Kementerian,” kata Erick dalam siaran persnya, Rabu (18/8/2021).

Dia juga menyebutkan pelantikan ini juga merupakan bagian dari transformasi sumber daya manusia di BUMN.

Hal ini juga berlaku tidak hanya di Kementerian BUMN, tetapi juga di perusahaan-perusahaan BUMN karena transformasi dinilai sangat dibutuhkan.

Tedi menyampaikan beberapa program kerjanya, antara lain merumuskan kebijakan new normal dengan semangat pandemi akan berakhir.

Program lainnya, meningkatkan kapasitas Board of Director (BoD) dan Board of Commissioners (BoC) BUMN, memberi perhatian kepada isu-isu kesetaraan gender di BUMN, kesempatan beasiswa, program magang (internship) serta Corporate Social Responsibility (SCR) BUMN yang selaras dengan SDGs.

Dia juga menekankan mengenai pentingnya kerja sama dan dialog sehingga program transformasi yang digulirkan Kementerian BUMN dapat dijalankan dan bermanfaat optimal bagi BUMN.

Saat ini Tedi merupakan komisaris di PT Pertamina Patra Niaga. Sebelumnya dia berkarier di PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero)/Inalum dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Situs Linked-nya mencatat dia menjabat VP Office of The Board Mining Industry Indonesia (MIND ID/Inalum) periode April 2019-Desember 2020 dan Investment Planning Manager – Telematics Industry di BKPM periode Juli 2016-Maret 2019.

Dia merupakan lulusan Universitas Pelita Harapan dan melanjutkan pendidikan masternya di Columbia University. Dia berusia 38 tahun dan memiliki pengalaman dalam bidang hubungan pemerintahan, khususnya mengenai peraturan dalam investasi langsung asing dan kebijakan publik.

Source: CNBC Indonesia

Avatar

By admin

Your reaction

NICE
SAD
FUNNY
OMG
WTF
WOW

React with gif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *