Bank Indoneisa

Isu.co.id – Bank Indonesia (BI) tetap berkomitmen menjaga kecukupan likuiditas di perekonomian nasional. Ini dilakukan dengan injeksi likuiditas atau quantitative easing.

“Di pasar keuangan, kondisi likuiditas tetap longgar. Bank Indonesia akomodatif dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional,” kata Perry Warjiyo, Gubernur BI, dalam jumpa pers usai Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI periode Agustus 2021, Kamis (19/8/2021).

Sepanjang tahun ini, lanjut Perry, quantitative easing yang dilakukan bank sentral mencapai Rp 114,5 triliun per 16 Agustus 2021. Selain itu, BI juga masih melakukan pembelian obligasi pemerintah atau Surat Berharga Negara (SBN).

“Bank Indonesia juga melakukan pembelian SBN dari pasar perdana sesuai kesepakatan dengan Kementerian Keuangan sebagai implementasi UU 2/2020. Pada 2020 nilainya Rp 131,6 triliun, terdiri dari Rp 56,5 triliun dari lelang utama dan sisanya dari green shoe options,” ungkap Perry.

Source: CNBC Indonesia

Avatar

By admin

Your reaction

NICE
SAD
FUNNY
OMG
WTF
WOW

React with gif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *