Isu.co.id – PT Semen Padang mencatat raihan pendapatan bisnis inkubasi nonsemen dari Januari hingga September 2021 mencapai Rp5,42 miliar melalui keberadaan bengkel fabrikasi.

“Pengembangan bisnis inkubasi non semen ini dikelola PT Semen Padang melalui departemen tersendiri sejak 2019. Namun embrionya sebenarnya sudah terbentuk sejak 1989,” kata Kepala Unit Humas dan Kesekretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati, Senin, 18 Oktober 2021.

Ia menjelaskan bisnis unkubasi nonsemen ini melakukan fabrikasi peralatan material handling pabrik semen, seperti rubber belt conveyor, screw conveyor, bucket elevator, dan pneumatic gravity conveyor.

“Upaya PT Semen Padang dalam pengembangan produk dan jasa layanan ini juga sejalan dengan transformasi di holding Semen Indonesia Grup, yang telah berkembang menjadi perusahaan penyedia solusi building material melalui pengembangan produk, jasa dan solusi berkelanjutan bagi masyarakat,” kata dia.

Kepala Departemen Bisnis Inkubasi Non Semen PT Semen Padang Pri Gustari Akbar menambahkan pendapatan dari produk non semen itu akan terus bertambah hingga akhir tahun. Ia merinci pendapatan Rp5,42 miliar itu terealisasi melalui sejumlah proyek, seperti pembuatan dan pemasangan Shell Kiln Tonasa, serta jasa repair cooler Shell Kiln 3 PT Semen Tonasa.

Kemudian, proyek pemasangan instalasi Shell Kiln SBI Cilacap PT Solusi Bangun Indonesia, pekerjaan Coating peralatan PT Maranatha Bangun Sentosa, dan proyek pembuatan shaft, repair impeller PT Padang Raya Cakrawala.

“Selain itu, juga melalui proyek overhaul electric motor untuk PLTU Ombilin dan beberapa perusahaan lainnya, serta pekerjaan machining komponen untuk PT Padang Raya Cakrawala, dan lain sebagainya,” terang dia.

Pri Gustari menyebutkan bengkel fabrikasi (workshop) PT Semen Padang telah memproduksi peralatan utama pabrik semen seperti Kiln dan Cement Mill Tube. Peralatan yang diproduksi tersebut selain dipakai untuk pabrik PT Semen Padang sendiri, juga di fabrikasi untuk pabrik semen lain.

Di antaranya, untuk PT Semen Baturaja, PT Semen Tonasa, Lambda Cemex Bangladesh dan juga untuk PT Semen Andalas yang kini berganti nama menjadi PT Solusi Bangun Andalas. Selain melayani jasa dan fabrikasi non semen, Departemen Bisnis Inkubasi Non Semen juga memproduksi split, dan produk turunan semen, seperti interlock brick dan porous concrete (beton berpori).

Untuk split yang diproduksi oleh tambang PT Semen Padang, merupakan split terkuat dan terbaik, karena material yang dimiliki adalah material terbaik dan memenuhi standar nasional. Kemudian interlock brick, produk ini dinilai akan membuat pengerjaan dinding rumah hemat hingga 20 persen dibandingkan dengan bata. Sedangkan untuk porous concrete dapat mencegah genangan air.

Porous concrete ini sangat cocok untuk area parkir dan kawasan rawan banjir,” ujar Pri.

Interlock brick dan porous concrete, merupakan inovasi terbaru 2019. Dalam waktu dekat ini, kedua produk turunan semen ini akan segera di pasarkan. Bahkan kedua produk turunan ini sudah ada contohnya.

“Untuk porous concrete, contohnya ada di area pelataran Kantor Dekopin Ulak Karang. Kemudian interlock brick, rumah contohnya juga sudah ada di Perumahan Aro Suka Permai, Kabupaten Solok,” ujarnya.

Source: medcom.id

Avatar

By admin

Your reaction

NICE
SAD
FUNNY
OMG
WTF
WOW

React with gif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *