Isu.co.id – Rekaman video di media sosial yang menyebutkan ada seekor macan kumbang terekam di video amatir warga. Dalam video yang berdurasi 30 detik itu terlihat seekor macan kumbang berjalan santai saat terekam kamera warga dari sebuah mobil  berjarak dekat. Video ini diperkirakan diambil di Pulau Nusakambangan, Jawa Tengah.

Kepala Resor Konservasi Wilayah Cilacap, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Jawa Tengah, Dedi Rusyanto menyebutkan bahwa ia belum bisa memastikan bahwa video itu diambil di Nusakambangan. Namun, ia mengakui memang ada belasan ekor macan kumbang yang saat ini hidup di pulau itu.

“Secara keseluruhan yang terpantau sekitar 18 ekor, tetapi perlu dipantau kembali secara keseluruhan titik dengan metode dan strategi sesuai standar inventarisasi pemantauan jenis satwa liar,” ujar Dedi pada Rabu, 3 November 2021.

Dilansir dari laman Indonesia.go.id, macan kumbang ini memiliki nama latin Panthera Pardus Melas. Kucing hitam besar ini spesies macan tutul. Walau memiliki warna yang tidak sama, variasi warna tubuh yang berwarna hitam itu bukan subspesies, tetapi spesies yang sama.

Kasus perbedaan warna pada spesies macan tutul ini banyak dijumpai di Pulau Jawa, dan di Benggala, India. Para ahli mengatakan, perbedaan warna itu disebabkan oleh pigmen melanistik sehingga membuat ada jenis macan ini yang memiliki warna dasar gelap.

Meskipun warna dominan hitam, akan tetapi jika dilihat dari dekat ternyata macan kumbang masih memiliki totol-totol. Pola totol-nya pun sama, yaitu berbentuk 
“rosette” atau corak kembang. Dari sisi genetika, fenomena melanisme dibawa oleh gen resesif.

Secara umum ukuran tubuh macan kumbang jantan dewasa jika diukur dari moncong hingga ujung ekor rata-rata memiliki panjang 215 sentimeter, tingginya 60-65 sentimeter, dan berat 52 kilogram. Sedangkan macan betina memiliki panjang total diukur dari moncong hingga ujung ekor tubuh 185 sentimeter, tinggi 60-65 sentimeter, dan berat 39 kilogram.

Macan kumbang memiliki sifat teritorial yang kuat. Baik jantan dan betina menandai wilayahnya dengan menyemprotkan urin ke batang pohon yang dilewatinya. Macan tutul jawa memiliki teritori berkisar antara 5–15 kilometer persegi.

Di Jawa, macan kumbang merupakan spesies yang penting dalam menjaga ekosistem karena merupakan puncak rantai makanan, terutama setelah macan tutul jawa dinyatakan punah. Usaha pelestarian spesies ini harus terus diusahakan karena jika macam kumbang punah, akan terjadi overpopulasi dari hewan yang mereka mangsa seperti kijang, rusa, dan babi hutan.

Source: tempo.co

Avatar

By admin

Your reaction

NICE
SAD
FUNNY
OMG
WTF
WOW

React with gif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *