Isu.co.id – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyebutkan buruknya kondisi keuangan yang sedang dialami oleh PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) disebabkan karena korupsi yang terjadi di perusahaan dan ditambah dengan dampak pandemi Covid-19 yang terjadi sejak Maret tahun lalu.

Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo mengatakan dua hal ini menjadi faktor utama neraca keuangan perusahaan terus memburuk karena biaya yang harus dikeluarkan perusahaan menjadi sangat tinggi.

“Pertama tentunya kita mengetahui kasus korupsi yang sudah diketahui KPK di mana memang itu mereka pesawat dan sebagainya. Itu memang menjadi isu utama di masa lalu dan ini juga menyebabkan kontrak dengan lessor Garuda ini cukup tinggi dibanding dengan airline lain,” kata Tiko, panggilan akrabnya dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Selasa (9/11/2021).

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyebutkan buruknya kondisi keuangan yang sedang dialami oleh PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) disebabkan karena korupsi yang terjadi di perusahaan dan ditambah dengan dampak pandemi Covid-19 yang terjadi sejak Maret tahun lalu.

Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo mengatakan dua hal ini menjadi faktor utama neraca keuangan perusahaan terus memburuk karena biaya yang harus dikeluarkan perusahaan menjadi sangat tinggi.

“Pertama tentunya kita mengetahui kasus korupsi yang sudah diketahui KPK di mana memang itu mereka pesawat dan sebagainya. Itu memang menjadi isu utama di masa lalu dan ini juga menyebabkan kontrak dengan lessor Garuda ini cukup tinggi dibanding dengan airline lain,” kata Tiko, panggilan akrabnya dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Selasa (9/11/2021).

Source: cnbc indonesia

Avatar

By admin

Your reaction

NICE
SAD
FUNNY
OMG
WTF
WOW

React with gif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *