IFG Life

Isu.co.id – Angin segar tampaknya mulai muncul bagi pemegang polis Jiwasraya yang selama ini menunggu pembayaran restrukturisasi.

Hal ini dikarenakan dana penyertaan modal negara (PMN) dari pemerintah senilai Rp 20 triliun kabarnya telah diterima oleh IFG.

Baca JugaAnggota DPR: IFG dapat kembalikan kepercayaan terkait produk asuransi

Asal tahu saja, selama ini untuk menunggu pembayaran pada nasabah perlu menunggu proses migrasi polis dari Jiwasraya ke IFG Life.

Namun, proses migrasi tersebut menunggu dana PMN yang disuntikkan oleh pemerintah tersebut cair.

Baca Juga: IFG Siap Wujudkan Tata Kelola Investasi Lebih Profesional

IFG telah menerima dana dari pemerintah melalui penambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) tunai sebesar Rp 20 triliun pada 22 Oktober 2021,” ujar Sekretaris Perusahaan IFG, Beko Setiawan kepada Kontan.co.id.

Dana dari pemerintah tersebut diberikan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No. 102 tahun 2021 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara Republik Indonesia yang telah ditandatangani pada awal Oktober lalu.

Baca Juga: IFG Akan Alirkan Dananya hingga Rp18 Triliun ke 4 Bank Himbara

Beko bilang, dana tersebut akan diteruskan kepada IFG Life untuk melakukan proses migrasi. Namun, ia bilang proses migrasi tersebut tidak bisa langsung dilakukan meskipun dana sudah cair.

“Untuk migrasi, masih ada proses yang harus dipersiapkan baik oleh Jiwasraya maupun IFG Life,” imbuhnya. Meskipun demikian, Beko tidak menjawab kapan proses migrasi polis ini akan mulai dilakukan.

Baca Juga: IFG Beli 10 Persen Saham Jasindo di Mandiri InHealth

Jika merujuk pada keterangannya di Oktober lalu, ia berharap proses migrasi bisa dimulai pada akhir bulan ini.

“Diharapkan proses migrasi sudah dapat dimulai  pada akhir November tahun ini,” ujar Beko waktu itu.

Baca Juga: IFG Yakin Industri Asuransi Masih Menjanjikan Meski Pandemi

Sementara itu, Beko juga menyampaikan bahwa saat ini IFG sedang mencari tambahan dana mengingat pada tahun 2022 tidak ada PMN untuk perusahaan tersebut. 

Ia bilang beberapa alternatif pendanaan antara lain akan bersumber dari pinjaman bank atau penerbitan surat utang.

Baca Juga: Beda dengan Jiwasraya, IFG Tak Tawarkan Imbal hasil Tinggi

Salah satu nasabah Jiwasraya yang mengikuti strukturisasi, Slyvia bilang sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi apapun kapan pembayaran terhadap nasabah akan dilakukan.

“Nasabah ingin tahu kebenaran dan kepastiannya apa Bapak Presiden tahu soal skema dan pemotongan dana pokok nasabah 31%? Kami sudah 3 tahun menunggu dana di kembalikan hingga detik ini hanya janji-janji saja,” ujar Slyvia.

Baca Juga: IFG Bawa Kekuatan Baru dalam Ekosistem Keuangan Nasional

Saat ini, ia hanya bisa berharap bahwa pemerintah benar-benar berkomitmen untuk  segera mengembalikan dana nasabah Jiwasraya.

Source: kompas.com

Avatar

By admin

Your reaction

NICE
SAD
FUNNY
OMG
WTF
WOW

React with gif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *