Isu.co.id – Raksasa real estat China, Evergrande, telah menjual seluruh sahamnya di perusahaan streaming film dan televisi HengTen seharga US$ 273 juta atau setara dengan Rp 3,87 triliun (bila dihitung dengan kurs Rp 14.200/dolar AS).

Melansir dari BBC, Jumat (19/10/2021), langkah ini dilakukan Evergrande karena saat ini perusahaan tersebut sedang berjuang untuk memenuhi pembayaran bunga atas pinjamannya.

Evergrande, yang saat ini sedang menanggung utang sekitar US$ 300 miliar (Rp 4.260 triliun), mengatakan akan membukukan kerugian lebih dari US$ 1 miliar atau sekitar Rp 14,2 triliun dari penjualan sisa 18% sahamnya di HengTen ini.

Sebelumnya pekan lalu, Evergrande telah menjual 5,7% saham di HengTen dan menghasilkan sekitar US$ 145 juta atau setara dengan Rp 2,05 triliun. Pengumuman kesepakatan itu datang hanya sehari sebelum batas waktu pembayaran bunga sebesar US$ 148 juta (Rp 2,1 triliun).

Namun berkat itu, sejauh ini Evergrande berhasil menghindari default pada utangnya dengan melakukan pembayaran yang lewat jatuh tempo tepat sebelum masa tenggang 30 hari berakhir.

Sebagai informasi, Evergrande mulai memiliki saham mayoritas di HengTen pada awal tahun ini, tetapi kali ini perusahaan tersebut telah menjual sahamnya untuk mengumpulkan uang guna memenuhi komitmen keuangannya.

Sekarang ini, pemegang saham perusahaan besar HengTen lainnya adalah raksasa teknologi China Tencent. Sebelumnya mereka telah membeli 7% saham ‘Netflix’ China ini dari Evergrande pada Juli lalu dengan harga sekitar US$ 266 juta (Rp 3,77 triliun).

Source: detikfinance

Avatar

By admin

Your reaction

NICE
SAD
FUNNY
OMG
WTF
WOW

React with gif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *