Isu.co.id – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) akan melakukan audit terlebih dahulu terkait kasus mafia tanah yang menjerat keluarga artis Nirina Zubir.

Audit ini berupa apakah ada pegawai BPN yang terlibat tanah dalam kasus tersebut atau terjadinya kelalaian dari pihak BPN saat melakukan pengalihan sertifikat tanah.

Sofyan juga menduga bisa saja terjadi dalam kasus ini seperti keterlibatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), namun tanpa adanya keterlibatan pegawai BPN.

Sofyan juga mengungkapkan, ada Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN yang terlibat dalam mafia tanah lalu dicopot dan dipidanakan.

“Ada Kanwil kami copot, kepala kantor kami copot. Ada yang kita pidanakan,” ujar Sofyan dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (18/11/2021). Menurut Sofyan, Kementerian ATR/BPN merupakan organisasi yang besar yang di dalamnya terdapat 38.000 pegawai. Sehingga, ada beberapa dari pegawai BPN yang terlibat mafia tanah dan dia ibaratkan sebagai apel busuk harus disingkirkan. Lalu, apa upaya yang dilakukan Kementerian ATR/BPN untuk membereskan perihal mafia tanah?

Source: kompas.com

Avatar

By admin

Your reaction

NICE
SAD
FUNNY
OMG
WTF
WOW

React with gif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *