Jakarta, Isu.co.id – PT Asuransi Jiwa IFG Progress menyatakan, bahwa target bisnis perusahaan di tahun 2022 ini yaitu, akan fokus dalam memastikan semua polis transfer dari Jiwasraya dapat dikelola dengan baik.

“Dengan demikian selanjutnya bisa memulai untuk up selling dan cross selling khususnya pada nasabah korporasi yang saat ini sedang dalam proses di transfer,” kata Fadhian Dwiantara selaku Pgs. Corporate Secretary IFG Life kepada kontan.co.id, Kamis (7/1).

Baca Juga: Berkat kontribusi anak usaha, laba IFG Progress capai Rp 1,8 triliun di semester I-2021

Seperti diketahui, pengalihan polis nasabah ex Jiwasraya yang mengikuti restrukturisasi ke IFG Progress telah mencapai 55% atau sebanyak 156,216 polis. Adapun, proses pengalihan tersebut sudah dilakukan sejak 18 Desember 2021 lalu.

OJK memang mensyaratkan waktu pengalihan polis ini berlangsung selama tiga bulan. Tak hanya migrasi polis saja yang telah dilakukan, IFG Life juga sudah membayarkan manfaat pada pemegang polis produk Mantap plus C. Adapun, produk ini merupakan polis nasabah yang memilih restrukturisasi opsi dengan cicilan 5 tahun dan terdapat pembayaran uang muka sebesar 10%.

IFG Life telah melakukan pembayaran manfaat untuk tahapan yang jatuh tempo di tahun 2021, sebanyak 8.796 polis Mantap plus C sebesar lebih dari Rp 900 miliar.

Sebagai gambaran, nasabah ex Jiwasraya yang memilih opsi tersebut ada sekitar 13.967 nasabah. Itu berarti, ada sekitar 62,98% nasabah yang memperoleh pembayaran uang muka 10% tersebut.

Fadhian pun menyampaikan bahwa dana yang digunakan untuk membayarkan manfaat tersebut berasal dari Penyertaan Modal Negara (PMN) dari pemerintah.

Seperti diketahui, IFG Life melalui induknya IFG mendapatkan PMN di 2021 senilai Rp 20 triliun.

Asal tahu saja, Indonesia Financial Group (IFG) telah memperoleh kredit sindikasi sebesar Rp 6,7 triliun dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Dana hasil pinjaman itu akan digunakan untuk memperkuat struktur modal PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) demi penguatan bisnis perusahaan ke depan.

Sebelumnya, IFG Life perlu memenuhi kebutuhan restrukturisasi PT Asuransi Jiwasraya yang totalnya mencapai Rp 26,7 triliun.

Sampai saat ini, IFG telah mendapat dana segar berupa Penyertaan Modal Negara (PMN) senilai Rp20 triliun.

Sedangkan, sisanya berasal dari Himbara. Selanjutnya, target bisnis IFG Progress di tahun ini, yaitu akan memastikan kebutuhan eksisting nasabah akan proteksi dapat terpenuhi dengan baik.

Avatar

By admin

Your reaction

NICE
SAD
FUNNY
OMG
WTF
WOW

React with gif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *